Senin, 13 Mei 2013

alat-alat praktikum

1.
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :

Fungsi                       :


Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Erlenmeyer
Kaca jenis soda kapur
25 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 300 ml, 500 ml, 1000 ml
Menampung titran pada proses dititrasi, untuk tempat memanaskan larutan, tempat hasil penyaringan, tempat menampung aquades
Masukkan larutan ke dalam erlemneyer secara perlahan
Alat ini bukan alat pengukur walaupun terdapat skala pada alat gelas tersebut

2.
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      : 
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :



Keterangan                :

Labu Bundar
Kaca jenis borosilikat
250 ml – 2000 ml
Untuk memanaskan larutan, menyimpan larutan serta menampung hasil reaksi
isikan larutan yang akan diencerkan atau padatan yang akan dilarutkan kedalam labu bundar di tambahkan cairan yang dipakai sebagai pelarut, guncangkan samapai larutan homogen
Berupa labu berupa leher yang panjang, alasnya ada yang bundar, dan ada yang rata, terbuat dari kaca tahan panas pada suhu 120°C-300°C

3
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran         :                        
Fungsi                       :


 Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Gelas Kimia/Beaker
Kaca Borosilikat
25 ml sampai 5 L
Melarutkan zat standar
Membuat pereaksi yang tidak membutuhkan ketelitian tinggi
Media pemanasan cairan
Letakkan gelas kimia di tempat yang rata lalu masukkan larutan  yang akan dilarutkan
Beker dapat ditutup dengan kaca pengamat untuk mencegan kontaminasi atau penyusutan zat, kekuatan beaker bervariasi. Beker berbeda dengan labu laboratorium, terlihat dari sisinya yang lurus bukan miring

4
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                       : 
 Fungsi                       :

Teknik Penggunaan    :













Keterangan                :  -
Buret
Kaca
10 ml, 25 ml, 50 ml dan 100 ml
Untuk mengeluarkan larutan dengan volume tertentu, biasanya digunakan untuk titrasi
·         Letekkan selapis kertas antara dinding keran yang diisi penuh cairan
·         Alirkan larutan keluar dengan cepat dengan cara membuka keran sebesar mungkin
·         Isi buret sehingga permukaan cairan sedikit di atas garis nol, dengan pengaduknya di bungkus kertas saring
·         Keringkan dinding bagian dalam buret di sebelah atas
·         Perhatikan agar ujung kertas tidak menyentuh permukaan larutan
·         Buka keran dan biarkan larutan mengalir sehingga permukaan larutan tepat pada garis skala


5

Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :    
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :













Keterangan                :

Corong Pisah
Kaca borosilikat
Volume 125 ml, 250 ml, 500 ml.
Untuk memisahkan dua macam cairan yang tidak bercampur atau memiliki densitas berbeda.
·         Untuk memakai corong ini, campurkan dan dua fase pelarut dimasukkan ke dalam corong dari atas dengan corong keran di tutup.
·         Corong ini kemudian di tutup dan di goyang dengan kuat untuk membuat dua fase larutan tercampur.
·          Corong ini kemudian di balik dan keran di buka untuk melepaskan tekanan uap yang berlebihan.
·         Corong ini kemudian di diamkan agar pemisahan antara dua fase berlangsung. Penyumbat dan keran corong kemudian di buka dan dua fase larutan ini di pisahkan dengan mengontrol keran corong.
-
6
Nama Alat                 :

Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :
Teknik Penggunaan  :
Keterangan                :

Botol Reagen
Kaca jenis soda kapur
250 ml, 500 ml, 1000 ml
Untuk menyimpan zat hasil reaksi
Reagen yang sudah di olah di masukkan ke dalam botol ini. Tutup dan simpan
Botol reagen juga disebut sebagai botol pereaksi, karena botol ini digunakan sebagai botol wadah pereaksi (reagen).Botol reagen di bedakan oleh warnanya, yaitu transparan dan gelap, yang mana botol berwarna gelap digunakan untuk zat yang tidak tahan cahaya, oksidasi, atau lainnya. Tutup botol untuk reagen ini bermacam-macam, ada yang berbentuk pipih, darat, paruh, dan tetes.

7
Nama Alat                 :
Bahan                        :

Ukuran                      : 
Fungsi                       :


Teknik Penggunaan  :









Keterangan                :

Gelas Ukur
10 ml, 25 ml, 50 ml, 100 ml, 250 ml, 500 ml, 1000 ml.
Kaca soda kapur
Untuk mengukur volume larutan yang tidak memerlukan tingkat ketelitian yang tinggi dalam jumlah tertentu.
·      Pilih gelas ukur yang di inginkan
·      Bilas dahulu gelas ukur dengan air suling sebelum digunakan
·      Masukkan zat cair yang akan di ukur sampai volume yang diinginkan
·      Apabila zat cair yang memberikan permukaan cekung dalam gelas ukur, pembacaannya adalah pada garis paling bawah. Dan kalau zat cair yang memberikan permukaan cembung, harus di baca permukaan paling atas.
Jenis gelas ukur ada yang tahan panas (pyrex) dan ada pula yang tidak tahan panas (gelas biasa)

8
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran         :                         
Fungsi                       :




Teknik Penggunaan  :



Keterangan                :

Cawan Petri
Kaca jenis soda kapur
Diameter 5 cm, 6 cm, 7,5 cm, 8 cm, 9 cm, dengan tinggi 1,5 cm, untuk diameter  9 cm untuk 10 ml
-    Untuk meletakkan, menimbang dan menyimpan bahan kimia
- Untuk mikrobiologi, membiakkan sel, penyelidikan tropi, mengkultur bakteri, khamir, spora, atau biji-bijian.
Setelah di sterilkan, letakkan bahan kimia di atas cawan petri. Cawan petri plastik dapat dimusnahkan setelah sekali pakai untuk kultur bakteri.
Cawan petri selalu berpasangan, yang ukurannya agak kecil sebagai wadah dan yang lebih besar sebagai tutup.

9
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                       :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Pipa U
Kaca soda kapur
-
Sebagai alat elektrolisis beberapa larutan tertentu atau dalam proses jembatan garam.
Sebagai alat elektrolisis beberapa larutan tertentu/dalam proses jembatan garam
-
10
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :

Fungsi                       :




Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Kaca Arloji
Kaca soda kapur
80 mm, 150 mm, diameter 4,5 cm, 6 cm, 7 cm, 8 cm
·         Sebagai penutup gelas kimia saat memanaskan sampel
·         Tempat saat menimbang bahan kimia
·         Tempat untuk mengeringkan padatan dalam desikator
Letakkan zat kimia didalam kaca arloji lalu timbang di neraca
-
11
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :
Teknik Penggunaan  :


Keterangan                :

Pembakar Spritus
Kaca soda kapur
Volume 100 ml
Sumber api untuk memanaskan zat-zat kimia
Nyalakan bagian sumbu dengan korek api dan untuk mematikan api tutup dengan menutup sumbu dengan penutupnya.
Bahan bakarnya spirtus, bagian api yang paling cocok untuk memijarkan adalah bagian api yang berwarna biru (paling panas)

12
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :




Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Erlenmeyer Hisap
Kaca soda kapur
10 ml - 2 L
·           Menampung filtrat hasil penyaringan
·           Untuk menyimpan dan memanaskan larutan
·           Untuk meracik dan menghomogenkan bahan-bahan komposisi media
·           Menampung aquades
Pasangkan erlenmeyer hisap dengan corong buchner dan pompa vakum.
Erlenmeyer hisap berupa gelas yang diameternya semakin mengecil, ada lubang kecil yang dapat dihubungkan dengan selang kepompa vakum, terbuat dari kaca yang tebal yang dapaat menahan tekanan samapai 5 atm

13
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :








Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Pipet Gondok
Kaca borosilikat; penyedotnya dari karet
1 ml, 2 ml, 5 ml, 10 ml, 25ml
Untuk mengambil cairan dalam jumlah tertentu secara tepat.
·            Katup A ( Aspirate ); berguna untuk mengeluarkan udara dari gelembung
·            Katup S ( Suction ); merupakan katup yang jika ditekan maka cairan dari ujung pipet akan tersedot ke atas
·            Katup E ( Exhaust ); untuk mengeluarkkan cairan dari pipet ukur
Tekan ujung karet sampai kempis. Isap larutan dengan pipet
Pipet gondok adalah alat untuk menyedot yang dapat dipasang pada pangkal pipet ukur. Karet sebagai bahan filter merupakan karet yang resisten bahan kimia.

14
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :



Keterangan                :

Pipet Volume
Kaca jenis soda kapur
5 ml, 10 ml, 25 ml
Mengambil, mengukur dan memindahkan larutan dengan volume tetentu
Cairan disedot dengan bantuan filler sampai dengan volume yang diinginkan. Volume yang dipindahkan dikeluarkan mengikuti skala yang tersedia.
-

15
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :


Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Pipet Tetes
Kaca soda kapur dan karet
Panjang 150 mm, 1 ml = 20 tetes cairan
Untuk mengambil larutan dalam jumlah kecil dengan mengukur volume yang teliti. Namun volume yang dipindah tidak diketahui.
Dengan menekan karet kemudian lepaskan maka cairan akan masuk ke dalam pipet
-

16
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :


Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Tabung Reaksi
Kaca jenis borosilikat
15 x 150mm
·      Mereaksikan zat-zat kimia dalam jumlah sedikit dan skala kecil
·         Melarutkan dan mencampurkan zat-zat padat
Masukkan larutan, lalu goyangkan secara perlahan agar campuran larutan merata
-

17
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :


Teknik Penggunaan  :




Keterangan                :

Desikator
-
Kaca
·         Tempat penyimpanan sampel yang harus bebas air.
·         Mengeringkan padatan
Caranya sebagai berikut.
- Dengan membuka tutup desikator dan menggesernya kesamping.
-    Letakkan sampel dan tutup kembali dengan cara yang sama.
Ada dua macam desikator, yaitu desikator biasa dan desikator vakum. Desikator vakum pada bagian tutupnya ada katup yang bisa di buka tutup yang dihubungkan  dengan selang ke pompa

18
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :


Teknik Penggunaan  :


 Keterangan                :

Corong Biasa
Plastik atau kaca soda kapur
 Diameter 60 mm, 75 mm, 100 mm
Sebagai tempat kertas saring yang digunakan untuk membuat campuran ke dalam tabung yang mulutnya kecil.
Letakkan corong di tabung yang bermulut kecil, letakkan kertas saring yang telah di basahi dengan aquades,  masukkan larutan secara perlahan.
-

19
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Batang Pengaduk
Kaca tahan panas
15 cm, 20 cm, 30 cm
Untuk mengaduk zat pada suatu percampuran agar tetap homogen atau cepat larut
Pegang salah satu ujung batang pengaduk tersebut lalu putar searah jarum jam
-

20
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :



Keterangan                :

Labu Pengenceran/Labu ukur
Kaca Borosilikat
5 ml - 5 L
Mengencerkan zat tertentu hingga batas leher labu pengenceran
Larutkan zat kimia didalamnya dengan sedikit di goyangkan lalu tutup dengan tutup labu pengenceran. Tekan tutup dan goyangkan sampai larutan homogen.
-

21
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Lumpang dan Alu
Keramik, kaca, porselen atau granit
Diameter lumpang 8 cm, panjang alu 9 cm
Untuk menggerus atau menghaluskan bahan kimia padat untuk di larutkan
Masukkan bahan kimia padat ke dalam lumpang, lalu gerus dan haluskan dengan alu.
-
22
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :


Keterangan                :

Sedok Porselen
Porselen
-
Untuk mengambil zat-zat dalam bentuk butiran, mengaduk atau mencampurkan larutan
Ambil zat kimia secara perlahan dengan cara memiringkan sendok porselen ke arah butiran-butiran zat kimia.
Contoh zat yang tidak bereaksi dengan sendok poselen yaitu asam sulfat, karena asam atau basa keras akan bereaksi dengan bahan dari logam

23
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Cawan Penguapan
Porselen
50 ml, 75 ml, 100 ml, 125 ml
Sebagai tempat mencampurkan zat saring pada zat yang tidak mudah menguap
Tuangkan zat yang akan di uapkan, biarkan menguap diatas pemanas
-
24
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :





Keterangan                :

Corong Buchner
 Porselin, plastik, atau kaca.
-
Berguna untuk menyaring sampel dan mengeringkan endapan.
Letakkan kertas saring yang diameternya sama dengan diameter corong, basahi dengan pelarut untuk mencegah kebocoran. Cairan yang akan disaring ditumpahkan  tumpahkan kedalam corong dan hisap kedalam labu dari dasar corong yang berporo dengan pompa vakum.
-

25
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :
Teknik Penggunaan  :


Keterangan                :

Plat Tetes
Porselen atau plastik
6 lekukan dan 12 lekukan
Untuk menguji keasaman suatu larutan
Teteskan secara perlahan larutan yang akan diuji ke dalam lekukan plat tetes.Kemudian teteskan indikator untuk menguji keasaman larutan
-

26
Nama Alat                 :
Bahan                        :

 Ukuran                     :
Fungsi                       :




Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Penjepit besi dan kayu
o   Penjepit besi : stainless, alumunium, besi, logam
o   Penjepit kayu: kayu
-
Penjepit besi : menjepit atau mengambil sesuatu yang panas. Tapi tidak di anjurkan untuk menjepit tabung reaksi
Penjepit kayu: untuk menjepit tabung reaksi saat dipanaskan
Tekan penjepit sehingga kedua ujung terbuka. Kemudian jepit yang akan di ambil
-
27
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :

Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Rak Tabung Reaksi
Kayu, plastik, logam
Diameter Lubang 15 mm sebanyak 20 lubang, 22 lubang
Untuk meletakkan tabung reaksi agar terlihat rapi dan indah
Letakkan atau masukkan tabung reaksi ke dalam lubang yang telah di sediakan
-
28
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :



Teknik Penggunaan  :

Keterangan                :

Botol Pembersih
Plastik
250 ml, 500 ml, 1000 ml
-  Untuk membilas atau membersihkan alat-alat gelas seperti buret dan tabung reaksi.
-  Untuk pengenceran larutan
-  Sebagai tempat menyimpan aquades
Dengan menekan badan botol sampai air keluar lewat pipa.
-
29
Nama Alat                 :
Bahan                        :
Ukuran                      :
Fungsi                       :

Teknik Penggunaan  :
Keterangan                :

Spatula
Stainless steel/aluminium
Panjang 150 mm
Untuk mengambil bahan kimia yang tidak langsung bereaksi langsung   dengan logam.
Gunakan ujung spatula untuk mengambil serbuk
-







































0 komentar:

Poskan Komentar